IkaT Nusantara Perkuat Konsolidasi Internal Menuju Munas Perdana

Peserta Pra Munas IkaTNus yang hadir pada Jumat, (26/07/2024) di Best Western Premier The Hive, Jl. D.I. Panjaitan, Kav. 3-4, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Pribadi)

JAKARTA – Organisasi Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IkaT Nusantara) melalui forum Pra Musyawarah Nasional (Pra-Munas) memperkuat konsolidasi internal. Pra-Munas dilaksanakan pada Jumat, 26 Juli 2024, di Best Western Premier The Hive, Jl. D.I. Panjaitan, Kav. 3-4, Jakarta Timur. Pra-Munas dipimpin langsung Ketua Dewan Penasehat Ir. Jonathan Pasudung, MT, Ketua Umum Irjen Pol (P) Drs. Fredrik Kalalembang, Ketua Harian Ir. Roberto Blasius Sangka, Sekertaris Jenderal Dr. Ir. David Allorerung, MSc. Acara Pra-Munas ini dilaksanakan sebagai persiapan pelaksanaan Munas perdana IkaT Nusantara dengan dihadiri Pengurus IkaT Nusantara. “Kita harapkan dalam acara Pra-Munas ini para pengurus dapat menyampaikan aspirasi, mempersolid komunikasi, konsolidasi internal dan rencana program-program yang akan menjadi fokus organisasi ke depan, serta tentunya rencana Munas, terutama untuk tempat dan teknis pelaksanaannya,” ungkap Sekertaris Jenderal Dr. Ir. David Allorerung, MSc.

Jalannya Pra-Munas

Acara dimulai Pukul 11.00 WIB dengan makan siang bersama sambil ramah tamah diantara sesama para peserta Pra-Munas. Selanjutnya, Pukul 13.00 WIB acara inti Pra-Munas dimulai, Ketua Panitia Pra-Munas, Amos Sirappa, ST dalam laporannya menyampaikan acara Pra-Munas dihadiri sekitar kurang lebih 60an orang. “Saya sungguh bahagia karena acara Pra-Munas ini dapat dilangsungkan dalam suasana kekeluargaan,” ungkapnya sambil menutup sambutannya dengan sebuah pantun. “Kalau ada sumur di ladang, bolehlah aku menumpang mandi, kalaulah ada ormas Toraja, bolehlah aku ikut di IkaT Nusantara,” tutupnya seraya disoraki riuh tepuk tangan peserta Pra-Munas.

Jalannya Pra-Munas cukup santai namun serius membahas point-point penting yang manjadi fokus organisasi. Susunan acara dimulai dengan sambutan-sambutan, kemudian usulan-usulan, pembahasan agenda Munas dan ditutup dengan acara ramah tamah.

Sambutan-sambutan

Sementara itu, dalam sambutan-sambutan Pengurus IkaT Nusantara, Ketua Umum Irjen Pol (P) Drs. Fredrik Kalalembang mengawali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan segenap anggota IkaTNus yang hadir dalam acara Pra-Munas atas dukungan selama proses pencalonan anggota legislatif DPR RI Dapil Sulsel 3 (Pinrang, Luwu Raya, Toraja, Enrekang dan Sidrap). “Meskipun bapak/ibu tidak ikut memilih saya secara langsung dalam Pileg, tetapi saya yakin bapak/ibu punya andil dalam raihan 28.424 suara dalam pemilihan calon anggota legislatif, karena pesan bapak/ibu kepada saudara-saudara kita ke kampung cukup membantu untuk menguatkan calon pemilih memilih saya waktu itu,” ucapnya penuh syukur.

Sembutan dari Ketua Umum IkaTNus, Irjen Pol (Purn.) Drs. Frederik Kalalembang. (Foto: Dok. Pribadi)

Mengenai jalannya organisasi IkaT Nusantara, Ketua Umum Irjen Pol (P) Drs. Fredrik Kalalembang, menyatakan sejak delarasi pendiriannya pada tanggal 1 Oktober 2022, IkaTNus telah berjalan dan banyak membantu masyarakat diaspora Toraja yang memerlukan bantuan, baik hukum maupun sosial kemasyarakatan seperti penanganan kasus pembunuhan yang menimpah warga Toraja di Morowali, dan pemulangan jenazah saudara kita yang meninggal di Jepara, Jawa Tengah,” tegasnya. Memang saat masa kampanye pencalonan saya sebagai anggota legislatif, saya meminta agar kegiatan ditahan dulu, tetapi bukan berarti kita diam sama-sekali. Kita tetap siap sedia dan hadir di tengah masyarakat.”

Sementara itu, Ketua Harian Ir. Roberto Blasius Sangka dalam sambutannya menekankan kemandirian organisasi di masa depan. “Kita upayakan dalam pendanaan organisasi untuk tidak ikut-ikutan menyebar proposal kemana-mana. Kewirausahaan harus kita hidupkan dalam organisasi kita agar mandiri dalam berorganisasi sehingga benar-benar dapat memberi dampak positif ke Toraja dan warga Toraja diaspora,” harapnya sambil mengungkapkan ide tersebut akan ditindaklanjuti dengan rencana pendirian badan usaha komersial. Badan usaha komersial ini nantinya akan dijalankan secara profesional agar benar-benar berdampak positif bukan hanya bagi organisasi tetapi juga bagi seluruh masyarakat Toraja di Toraja maupun diaspora Toraja.

Harapan yang tak kalah penting diungkapkan oleh Ketua Dewan Penasehat, Ir. Jonathan Pasudung, MT mengenai visi organisasi IkaT Nusantara kedepan yang harus diarahkan supaya berjalan dengan optimal. “Menjaga semangat organiasi sungguh penting dan menjadi tugas utama bagi saya selaku salah satu penasehat untuk terus mengingatkan agar organisasi yang kita dirikan dengan tujuan yang sangat mulia ini tetap berjalan sesuai visinya”, tegasnya.

Senada dengan itu, Sekertaris Jenderal Dr. Ir. David Allorerung, MSc, yang telah menyiapkan blue print organisasi, mengharapkan keterlibatan semua pihak dalam rangka menjalankan roda organisasi agar keberadaan organisasi sungguh memberi manfaat bagi anggota-anggota IKAT yang benaung dibawah IkaT Nusantara.

Usulan-usulan Peserta

Dalam sesi tanya jawab, perserta Pra-Munas cukup antusial memberi masukan. Sili Suli misalnya menanggapi dan menyetujui rencana penerbitan media IkaT Nusantara sebagai media informasi dan komunikasi. Selain itu, pria yang memang menekuni dunia tulis menulis ini juga mengusulkan pementasan teater berjudul Pong Tiku saat Munas IkaT Nusantara nanti sebagai bentuk apresiasi atas budaya Toraja yang telah mendunia.

Mantan Duta Beser Republik Indonesia untuk Republik Kuba merangkap Persemakmuran Bahamas, Republik Dominika, Republik Haiti dan Jamaika, Alfred T. Palembangan, SH. yang turut hadir dalam Pra-Munas, menyampaikan isu-isu penting seperti pendaftaran hak cipta agar organisasi memfasilitasi pendaftarannya. Selain itu, beliau juga secara khusus menitipkan harapan kepada Ketua Umum Irjen Pol (P) Drs. Fredrik Kalalembang agar memperjuangkan ada jalur penerbangan langsung ke Toraja untuk pariwisata. Hal ini sangat penting karena para wisatawan membutuhkan efektifitas waktu dalam kunjungan ke Toraja.

Hal yang cukup menarik juga diungkap oleh Anto Palimbong yang hadir sebagai peserta dalam acara Pra-Munas tersebut. Dirinya menyampaikan harapan agar IkaTNus hadir di Toraja secara langsung karena memang sangat dibutuhkan.

Hadir juga dalam Pra-Munas, Letkol. Inf. (Purn.) Drs. Tarsis Kodrat, mantan Bupati Tana Toraja periode 1995-2000, menyampaikan harapan agar IkaTNus sungguh-sungguh menjaga persatuan warga Toraja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga persatuan tersebut adalah dengan merangkul organisasi-organisasi masyarakat Toaraj yang telah ada dan tidak lagi membentuk organisasi kerukunan yang baru di daerah. “Pesan saya singkat saja, tolong organisasi kerukunan yang sudah ada dirangkul saja sebagai anggota kerukunan dan jangan lagi dibentuk organisasi baru yang berpotensi memecah belah,” pesannya penuh harap.

Pembahasan Agenda

Sekertaris Jenderal Dr. Ir. David Allorerung, MSc, dalam agenda pembahasan Munas mengusulkan Munas diselenggarakan di Makassar, dengan kelengkapan organ sebagai berikut, Stering Commitee diemban oleh Ir. Edward Tanari, sedangkan Ketua Panitia Amos Sirappa, ST. “Nanti setiap bidang agar membentuk group-group kecil untuk mendiskusikan rencana kegiatan dan fokus-fokusnya untuk dilaksanakan sebagai program kerja,” usulnya.

Sebagai pembekalan dalam rangka mempersiapkan Munas, Ketua Umum Irjen Pol (P) Drs. Fredrik Kalalembang memotivasi peserta bahwa kegiatan Munas akan diselenggarakan dengan penuh tanggungjawab secara bersama-sama. “Nanti kita bentuk dalam panitia-panitia kecil agar lebih efektif dan detail. Intinya komunikasi dijaga dengan solid dan tolong diberi informasi kepada saya apabila ada kendala, supaya kita bisa antisipasi dan carikan jalan keluar,” pesannya.

Related posts