Foto Bersama Keluarga Besar PUKAT Banten Raya sesaat setelah perayaan misa bersama Romo dan Para Suster, di Aula Yayasan Marfati, Jl. Dr. Sintanala No. 85, Kota Tangerang, Minggu (30/11/2025). Foto: Istimewa.
Tangerang, – Persekutuan Umat Katolik Toraja (PUKAT) Banten Raya menggelar kegiatan “Misa & Temu Bersama Keluarga Besar PUKAT Banten Raya” di Aula Yayasan Marfati, Jl. Dr. Sintanala No. 85, Kota Tangerang, Minggu (30/11/2025). Acara yang berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB itu mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dan menjadi ruang perjumpaan bagi umat Katolik asal Toraja yang tinggal di wilayah Banten dan sekitarnya.
Acara didahului dengan perayaan misa yang dipersembahkan oleh Romo Yohanes Tando, OFMConv. Dalam homilinya, Romo Yohanes menegaskan pentingnya keluarga sebagai tempat pertama mewariskan iman dan nilai-nilai budaya. Ia mengajak umat untuk tidak melupakan identitas Toraja meskipun hidup jauh dari kampung halaman.
“Saya tadi menyiapkan homili dalam bahasa Toraja, tapi kuatir nanti ada yang kurang mengerti,” seloroh biarawan Ordo Fransiskan Konventual asal Rembon ini yang disambut tawa umat yang hadir.
Perayaan misa ini sekaligus menjadi momen peneguhan bagi Pengurus PUKAT Banten Raya yang baru periode 2025 – 2028. Para pengurus menerima berkat peneguhan sebagai tanda komitmen mereka terlibat melayani serta menjaga kebersamaan di lingkungan komunitas Katolik Toraja di Banten Raya.
Dalam sambutannya, Ketua PUKAT Banten Raya yang dipilih kembali untuk periode 2025 – 2028, Alexius Surayana Arrungan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota PUKAT Banten Raya yang meluangkan waktu untuk hadir, juga kepada Romo Yohanes Tando, OFMConv atas kesediaannya memimpin perayaan misa dan memberikan peneguhan pengurus.
“Semoga acara ini menjadi ajang yang semakin memperkuat persaudaraan di antara keluarga besar PUKAT Banten Raya,” ucapnya penuh harapan. Alex menambahkan bahwa kekuatan komunitas terletak pada kesediaan untuk terlibat, berbagi, dan memelihara hubungan kekeluargaan.
Kehadiran Ketua Umum PUKAT Jabodetabek–Cikarang–Banten, Matius Tandigau semakin menambah hangat suasana kebersamaan. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mencerminkan soliditas umat Katolik asal Toraja di Banten Raya.
“Sungguh gembira berkesempatan merayakan misa bersama di antara keluarga Katolik Toraja. Kebersamaan ini menjadi modal kuat dalam kepanitiaan perayaan Paskah PUKAT Jabodetabek–CB 2026 yang sedianya akan dilaksanakan di wilayah Banten Raya,” ujarnya.
Setelah rangkaian liturgi dan sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi makan siang bersama sebagai ungkapan syukur serta momentum mempererat hubungan antarkeluarga. Umat tampak menikmati suasana hangat dan akrab, saling bertegur sapa, serta menjalin relasi baru di antara sesama perantau asal Toraja.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemilihan Ketua Panitia Paskah PUKAT Jabodetabek-CB 2026. Tahun 2026 PUKAT Banten Raya mendapat tugas menjadi penyelenggara Perayaan Paskah PUKAT yang akan dilaksanakan di wilayah Banten Raya. Markus Pamula terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Panitia Paskah PUKAT Jabodetabek-CB 2026. “Saya menerima dan bersama-sama dengan anggota PUKAT Banten Raya untuk menjalankan tugas sebagai Ketua Panitia Paskah PUKAT Jabodetabek-CB 2026,” ungkapnya penuh semangat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan yang diisi oleh partisipasi anggota komunitas, menciptakan suasana meriah namun tetap dalam nuansa kekeluargaan. Interaksi antara generasi tua dan muda terlihat mengalir alami, memperlihatkan upaya komunitas menjaga keberlanjutan nilai, budaya, dan persatuan.
Melalui acara ini, PUKAT Banten Raya berharap semangat persaudaraan umat Katolik Toraja semakin kokoh. Selain memperkuat spiritualitas, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempertahankan identitas budaya serta memperluas jejaring kekeluargaan bagi anggota PUKAT di wilayah Banten Raya. []

